[Breaking News] - Kronologi Hanyutnya Siswa SMP 1 Turi
Ratusan siswa SMP Turi Negeri 1 Sleman, Yogyakarta, dilaporkan hilang saat mengikuti kegiatan pramuka di susur Sungai Sempor.
Dari jumlah tersebut, sebanyak enam orang dinyatakan meninggal.
Berdasarkan keterangan saksi mata, terdapat 257 siswa yang mengikuti kegiatan outbond Pramuka dengan menyusuri sungai.
Peristiwa hilangnya ratusan siswa tersebut bermula ketika para siswa mengikuti kegiatan susur sungai pada sore hari.
Ketika tengah berjalan beriringan ditepi di Sungai Sempor, tiba-tiba banjir datang menerpa mereka.
Akibatnya, banyak dari siswa tersebut yang terbawa arus.
Sebagian dari mereka berhasil menyelamatkan diri.
Namun, ternyata lebih banyak yang hilang terbawa arus dan belum diketahui keberadaannya hingga kini.
Seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian menyebut saat ini dipastikan sebanyak empat orang meninggal.
Dari jumlah itu, kata saksi mata, dua siswa di antaranya ditemukan di kawasan Polowidi yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari lokasi hilangnya mereka.
Saat ini, Tim Sar gabungan sudah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian lebih lanjut.
Namun demikian, belum diketahui jumlah korban dalam peristiwa ini.
Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Hanyut di Sungai Sempor Sleman
Diperkirakan sebanyak 257 siswa SMPN 1 Turi Sleman hanyut di Sungai Sempor, Sleman, DIY. Para siswa ini sedang berkegiatan susur sungai pada Jum'at 21 Februari 2020 tepatnya di Sungai Sempor Dusun Dukuh, Donokerto, Turi.
Kecelakaan ini terjadi saat Siswa SMPN 1 Turi dari kelas 7 dan 8 berjumlah 257 orang yang sedang mengadakan kegiatan Pramuka susur Sungai Sempor. Saat kegiatan susur sungai dilakukan belum terjadi hujan, namun tiba-tiba terjadi banjir yang mengakibatkan hanyutnya para siswa.
Hingga Jum'at, 21 Februari 2020 sore ada 6 siswa yang sudah ditemukan. Keenam ini ditemukan dalam kondisi kritis dan 4 orang siswa dinyatakan meninggal dunia.
Tim SAR dan Babinsa mendatangi TKP bersama dengan Babinkamtibmas dan berkoordinasi dengan Tim SAR dan Polres Sleman untuk melalukan pencarian korban lainnnya.
Jumlah korban yang luka-luka saat ini juga belum diketahui karena proses evakuasi masih dilakukan. Tim SAR dan warga yang ada di tempat kejadian pun meminta kepada masyarakat berdoa agar para siswa ini dapat segera ditemukan.
Source:https://www.kompas.tv

Posting Komentar
Posting Komentar